Motto dan Visi Sekolah
Minggu, 19 Apr 2026
  • MOTTO / Santun Berakhlak, Berani Bermimpi, Berani Berprestasi     VISI / Terwujudnya lulusan yang berakhlak mulia, peduli, berbudaya mutu, cerdas, sehat dan tangguh, serta berdaya saing global
8 September 2025

Maulid Nabi SAW 1447 H: Hadirkan keteladanan Rasul SAW dalam setiap langkah kita.

Senin, 8 September 2025
Tag: Berita
Artikel ini telah 162 kali dibaca

Makna Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M

Kadisdik Aries Agung Paewai: Pendidikan Jawa Timur Menuju Generasi Cerdas Berkarakter

Surabaya, 5 September 2025 – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M menjadi momentum memperkuat mutu, kualitas, prestasi, sekaligus menanamkan akhlak mulia kepada peserta didik SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur.

“Rasulullah adalah teladan sempurna, bukan hanya dalam hal kepemimpinan, tetapi juga dalam mendidik umatnya dengan kasih sayang, ilmu, dan akhlak. Pendidikan di Jawa Timur harus bergerak ke arah itu, agar melahirkan generasi Indonesia yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kuat karakter, iman, dan budi pekertinya,” ujar Aries.

Dalam kesempatan tersebut, Aries menekankan bahwa esensi pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari pembentukan akhlak.

Rasulullah SAW mewariskan ajaran bahwa ilmu dan akhlak adalah dua hal yang harus berjalan beriringan. Hal ini menjadi dasar pembangunan pendidikan di Jawa Timur yang mendorong keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan moral.

“Generasi muda kita harus ditempa agar menjadi insan cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Itu adalah kunci agar mereka mampu menjadi pemimpin masa depan Indonesia yang membawa bangsa ini bersaing di kancah global,” tegasnya.

– Peran Guru, Sekolah dan Lingkungan –

Aries juga menyampaikan apresiasi terhadap peran guru yang terus menjadi ujung tombak pembangunan pendidikan.

Guru, menurutnya, adalah figur teladan sebagaimana Rasulullah yang mendidik dengan penuh kesabaran dan keteladanan.

“Sekolah harus menjadi ruang tumbuhnya budaya disiplin, saling menghormati, serta kepedulian sosial. Namun, lebih dari itu, lingkungan juga berperan penting dalam membentuk karakter. Orang tua, masyarakat dan sekolah harus berjalan bersama, karena pendidikan adalah tanggung jawab kolektif,” imbuhnya.